Dihadiri Lebih dari 500 Peserta, Pengwil INI Jatim Sukses Gelar Workshop Badan Hukum dan Klinik AHU

masbam990
Screenshot 20260918 091709 WhatsApp

 

SURABAYA — Antusiasme luar biasa mewarnai gelaran Workshop Badan Hukum bertajuk “Kupas Tuntas Permasalahan Pendirian dan Perubahan Perseroan Terbatas” yang diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah Jawa Timur Ikatan Notaris Indonesia (Pengwil INI Jatim) di Dyandra Convention Hall Surabaya pada Kamis (17/9/2026).

Sebanyak lebih dari 500 peserta memadati lokasi acara. Kedatangan peserta melintasi batas wilayah Jawa Timur, mencakup berbagai daerah mulai dari Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Bali, hingga DKI Jakarta.

IMG 20260918 WA0108

Tingginya angka kepesertaan ini dipicu oleh kebutuhan mendesak para notaris dari berbagai pelosok tanah air dalam merespons pesatnya perubahan regulasi hukum terkait badan hukum, khususnya Perseroan Terbatas (PT) dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

Sekretaris Pengwil INI Jawa Timur, Dr. Hatta Isnaini Wahyu Utomo, S.H., M.Kn., AIIArb., mengapresiasi keikutsertaan ratusan notaris tersebut. Ia menjelaskan bahwa akselerasi pembaruan hukum menuntut profesi notaris untuk terus mengasah pemahaman dan menyelaraskan eksekusi teknis di lapangan.

“Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, banyak sekali perubahan regulasi yang berkaitan dengan badan hukum, khususnya Perseroan Terbatas. Kami dari Pengwil INI Jatim menggagas kegiatan ini supaya nanti bisa ada penyelarasan bagaimana pemahaman akan perubahan regulasi-regulasi terbaru serta cara mengimplementasikannya secara langsung ke dalam pelaksanaan tugas jabatan notaris,” terang Hatta saat ditemui di lokasi acara.

Hatta menambahkan, tingginya minat peserta juga disikapi dengan komitmen Pengwil INI Jatim yang rutin menggelar pelatihan berupa workshop dan seminar berkala. Bahkan dalam kurun waktu satu tahun, kegiatan sejenis dapat diselenggarakan lebih dari satu kali demi menjaga kecakapan para anggota agar tidak tertinggal oleh dinamika aturan hukum yang berlaku.

“Harapannya, para notaris yang mengikuti kegiatan ini dapat menjalankan tugas jabatannya secara profesional, serta memahami langkah presisi dalam melakukan penanganan pendirian maupun perubahan Perseroan Terbatas sesuai dengan regulasi paling mutakhir,” tambahnya.

Untuk melayani ratusan peserta yang hadir, workshop ini menghadirkan narasumber berkompeten di bidangnya, antara lain Adi Kurniawan, S.H., M.H., M.Kesos. (Ketua Tim Kerja PT Ditjen AHU Kementerian Hukum RI), Wimphry Suwignjo, S.H. (Dewan Kehormatan Wilayah Jatim INI), dan Sitaresmi Puspadewi S., S.H., M.Kn. (Dewan Kehormatan Wilayah Jatim INI).

Selain pemaparan materi dari pakar, fasilitas yang paling diburu oleh ratusan peserta adalah disediakannya Ruang / Klinik Konsultasi Langsung bersama Tim IT Ditjen Administrasi Hukum Umum (AHU) Kemenkumham RI. Fasilitas ini dibuka khusus untuk membantu para notaris menyelesaikan hambatan teknis maupun sistem perizinan yang sering dijumpai saat pengurusan di portal AHU.

Soniya Natalia, ketua pelaksana workshop, menekankan bahwa kehadiran klinik konsultasi ini disiapkan secara khusus untuk memfasilitasi banyaknya kendala yang dialami para anggota.

“Perbedaannya seminar kali ini ada pembukaan klinik. Kami berharap peserta bisa langsung membahas permasalahannya dan petugas dari AHU bisa membantu menyelesaikan. Peserta boleh membawa berkas atau laptop untuk menyelesaikan masalah yang ada, seperti pembukaan blokir Beneficial Ownership (BO) dan kendala sistem lainnya,” terang Soniya.

Fasilitas tatap muka langsung ini menjadi solusi cepat yang dinantikan ratusan peserta yang kerap mengalami hambatan teknis saat pengurusan administrasi Perseroan Terbatas (PT), seperti penyampaian laporan tahunan yang terkendala blokir sistem.

“Kalau harus bersurat atau kirim email biasanya memakan waktu. Karena tim IT Ditjen AHU bisa hadir langsung ke sini, semoga fasilitas klinik ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para anggota,” pungkasnya.

(Samisri)

Tinggalkan Balasan