Beri Manfaat Anggota, APBMI Jatim Siapkan Koperasi Penyediaan Alat Bongkar Muat

masbam990
Screenshot 20260723 123554 WhatsApp

 

SURABAYA, — DPW Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Jawa Timur mengambil langkah strategis untuk memperkuat kemandirian dan kesejahteraan anggotanya.

Di sela pelantikan pengurus DPW APBMI Jatim pada Rabu (22/7/2026) di Surabaya, pengurus unit koperasi usaha penunjang bongkar muat pun langsung dibentuk dan dikukuhkan juga waktu itu.

Screenshot 20260723 123542 WhatsApp

Koperasi ini dirancang khusus untuk bergerak di bidang penyewaan alat-alat penunjang operasional bongkar muat di pelabuhan, seperti forklift dan peralatan teknis lainnya.
Ketua DPW APBMI Jawa Timur, Dian Sanjaya, menegaskan bahwa pendirian koperasi ini merupakan wujud nyata komitmen pengurus dalam menghadirkan transparansi serta memberikan dampak ekonomi langsung bagi seluruh perusahaan anggota.

“Ke depan APBMI ini akan mempunyai koperasi yang lebih untuk menyewakan alat-alat bantu kerja bongkar muat. Dalam waktu dekat, kami akan investasi beberapa alat, salah satunya forklift. Ini bentuk transparansi kami untuk mengembalikan kemanfaatan bagi anggota sendiri,” ujar Dian usai acara pelantikan.
Melalui keberadaan koperasi ini, APBMI Jatim berharap ketergantungan anggota terhadap fasilitas alat dari pihak luar dapat ditekan, sekaligus memberikan profit kompetitif yang manfaatnya kembali ke anggota asosiasi.
pembentukan koperasi ini didukung oleh basis anggota yang cukup besar di Jawa Timur, terdapat 120 perusahaan bongkar muat yang terdaftar sebagai anggota APBMI di Jawa Timur. 70 Perusahaan Anggota yang aktif beroperasi di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak dan telah mengantongi Perjanjian Kerja Sama (PKS) penggunaan fasilitas dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo).

Besarnya jumlah operasional tersebut menjadi potensi pasar yang kokoh bagi unit usaha koperasi yang dibentuk.
Langkah pembentukan koperasi ini menjadi program utama yang diusung usai pelantikan 17 orang pengurus baru DPW APBMI Jawa Timur. Acara pelantikan tersebut dihadiri sekitar 100 peserta dan undangan dari berbagai pemangku kepentingan industri kepelabuhanan.

Pengukuhan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Wilayah (Muswil) III DPW APBMI Jatim yang digelar pada 26 Mei 2026 di Hotel Shangri-La, Surabaya, sesuai dengan mandat AD/ART organisasi.

Selain merealisasikan koperasi, kepengurusan baru ini berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergi dengan regulator seperti Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta Pelindo demi mendorong efisiensi logistik dan pertumbuhan ekonomi nasional. (Samisri)

Tinggalkan Balasan