Sabet Nilai Sempurna, Siswa SD Mudipat Surabaya Cetak Prestasi Gemilang di Ujian TKA

masbam990
Screenshot 20260621 124625 WhatsApp

 

​SURABAYA – Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 4 Surabaya (Mudipat) kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu lembaga pendidikan dasar unggulan di Jawa Timur. Dalam ajang “Apresiasi Prestasi Siswa” yang digelar Sabtu (20/6/2026) di Grand City Surabaya, sekolah berhasil menyoroti capaian akademik luar biasa dari para anak didiknya, khususnya dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang perdana diadakan.
​Dari total 230 siswa yang menerima penghargaan atas berbagai capaian bakat dan kompetensi, delapan siswa di antaranya sukses mencetak prestasi mutlak dengan meraih predikat nilai TKA Istimewa.
​Kepala Sekolah SD Mudipat Surabaya, Edy Susanto mengatakan, dominasi nilai tertinggi ini lahir dari dua mata pelajaran fundamental, 5 siswa berhasil meraih nilai sempurna (100) tanpa cela pada mata pelajaran Matematika, 3 siswa sukses menyusul dengan raihan nilai sempurna (100) pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Berdasarkan data kelulusan, nilai rata-rata TKA mata pelajaran Bahasa Indonesia mencapai angka 80,94. Sementara itu, nilai rata-rata mata pelajaran Matematika berhasil menyentuh angka 69,75.
Pada mata pelajaran Matematika, kelas reguler meraih rata-rata 66,56 dan kelas CIP mencapai 73,83. Untuk Bahasa Indonesia, kelas reguler mengantongi rata-rata 79,90, sedangkan kelas VIP unggul dengan nilai rata-rata sebesar 82,28.
​”Alhamdulillah, performa anak-anak tahun ini sangat luar biasa. Nilai rata-rata kumulatif mereka sangat bagus dan ini menjadi pembuktian nyata dari hasil kerja keras, ketekunan, serta konsistensi belajar yang tinggi,” tutur Edy dengan bangga.
​Keberhasilan para siswa menguasai materi ujian dengan nilai absolut ini tidak lepas dari ekosistem pendidikan yang diterapkan di Mudipat. Sekolah ini memang memiliki standar akademis yang kompetitif.
​Edy menegaskan, prestasi gemilang ini merupakan output dari kerja sama yang solid antara tiga pilar utama sekolah, Siswa yang memiliki daya juang dan ketekunan tinggi dalam belajar, Guru-guru yang berdedikasi menciptakan metode pembelajaran yang adaptif dan berkualitas dan wali murid yang memberikan dukungan penuh.
​Menurut Edy, Keberhasilan mencetak delapan siswa dengan nilai 100 di tahun pertama pelaksanaan TKA ini dinilai sebagai fondasi yang sangat kuat. Alih-alih berpuas diri, SD Mudipat justru langsung memasang target jangka pendek yang jauh lebih ambisius untuk tahun ajaran berikutnya.
​Pihak sekolah secara resmi membidik minimal 50 siswa untuk bisa meraih nilai istimewa (sempurna 100) pada TKA mendatang.
​Guna merealisasikan target besar tersebut, Edy menyampaikan bahwa jajaran tenaga pendidik telah merumuskan berbagai formulasi dan siasat akademis baru. Walau detail strategi tersebut bersifat rahasia internal sekolah, fokus utamanya adalah memberikan stimulasi serta pendampingan belajar yang jauh lebih intensif.
​”Kami berkomitmen memberikan kado istimewa berupa bekal akademis terbaik bagi anak-anak. Capaian ini menjadi modal, legitimasi, sekaligus jaminan mutu bahwa lulusan SD Mudipat telah memiliki kesiapan mental dan intelektual yang matang untuk bersaing di jenjang yang lebih tinggi, baik di tingkat SMP maupun sekolah lanjutan favorit lainnya,” pungkasnya. (Agus )

Tinggalkan Balasan